Simple Present Tense merupakan salah satu materi dasar yang wajib dipahami saat belajar bahasa Inggris. Tenses ini sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, mulai dari memperkenalkan diri, menceritakan kebiasaan, menjelaskan pekerjaan, hingga menyampaikan fakta umum.
Contohnya, ketika kamu ingin mengatakan “Saya belajar bahasa Inggris setiap hari”, kamu bisa menggunakan Simple Present Tense dengan kalimat I study English every day.
Nah, dalam artikel ini kita akan membahas Simple Present Tense secara lengkap, mulai dari pengertian, fungsi, rumus, penggunaan kata kerja, contoh kalimat positif dan negatif, hingga latihan soal beserta jawabannya.
1. Apa Itu Simple Present Tense?
Simple Present Tense adalah bentuk kalimat dalam bahasa Inggris yang digunakan untuk menyatakan kebiasaan, rutinitas, fakta umum, keadaan, atau sesuatu yang berlaku secara umum.
Dalam bahasa Indonesia, kita tidak perlu mengubah bentuk kata kerja berdasarkan subjek atau waktu seperti dalam bahasa Inggris. Namun, dalam Simple Present Tense, ada beberapa aturan yang perlu diperhatikan, terutama ketika menggunakan subjek orang ketiga tunggal.
Perhatikan contoh berikut:
๐ฌ๐ง I study English every day
๐ฎ๐ฉ Saya belajar bahasa Inggris setiap hari..
Kalimat tersebut menggunakan Simple Present Tense karena menjelaskan kebiasaan yang dilakukan secara rutin.
Contoh lainnya:
๐ฌ๐ง She works in an office.
๐ฎ๐ฉ Dia bekerja di kantor.
Kalimat ini menjelaskan pekerjaan atau keadaan yang berlaku saat ini.
Jadi, hal terpenting yang perlu dipahami adalah Simple Present Tense tidak hanya digunakan untuk membicarakan sesuatu yang terjadi sekarang, tetapi juga kebiasaan, fakta, dan keadaan secara umum.
2. Fungsi Simple Present TenseSimple Present Tense memiliki beberapa fungsi utama. Berikut penjelasannya.
A. Menyatakan Kebiasaan atau Rutinitas
Fungsi pertama adalah untuk menceritakan kegiatan yang dilakukan berulang kali.
Contoh:
๐ฌ๐ง I wake up at five every morning.
๐ฎ๐ฉ Saya bangun pukul lima setiap pagi.
๐ฌ๐ง She drinks coffee every morning.
๐ฎ๐ฉ Dia minum kopi setiap pagi.
๐ฌ๐ง They play football every Sunday.
๐ฎ๐ฉ Mereka bermain sepak bola setiap hari Minggu.
Kata seperti every morning, every day, dan every Sunday sering digunakan untuk menunjukkan kebiasaan.
B. Menyatakan Fakta Umum
Simple Present Tense juga digunakan untuk menjelaskan fakta yang berlaku secara umum.
Contoh:
๐ฌ๐ง The sun rises in the east.
๐ฎ๐ฉ Matahari terbit di sebelah timur.
๐ฌ๐ง Water boils at 100ยฐC at standard atmospheric pressure.
๐ฎ๐ฉ Air mendidih pada suhu 100ยฐC pada tekanan atmosfer standar.
๐ฌ๐ง The Earth revolves around the Sun
.๐ฎ๐ฉ Bumi mengelilingi Matahari.
C. Menyatakan Keadaan atau Kondisi
Tenses ini dapat digunakan untuk menjelaskan keadaan, perasaan, atau sesuatu yang relatif tetap.
Contoh:
๐ฌ๐ง I live in Indonesia.
๐ฎ๐ฉ Saya tinggal di Indonesia.
๐ฌ๐ง She likes Japanese food
.๐ฎ๐ฉ Dia menyukai makanan Jepang.
๐ฌ๐ง He knows my name.
๐ฎ๐ฉ Dia mengetahui nama saya.
D. Menyatakan Jadwal Tetap
Simple Present Tense juga digunakan untuk menyampaikan jadwal yang sudah ditetapkan, seperti jadwal keberangkatan, pelajaran, atau kegiatan resmi.
Contoh:
๐ฌ๐ง The train leaves at seven tomorrow morning.
๐ฎ๐ฉ Kereta berangkat pukul tujuh besok pagi
๐ฌ๐ง The class starts at eight o’clock.
๐ฎ๐ฉ Kelas dimulai pukul delapan.
Meskipun kalimat pertama membicarakan waktu besok, Simple Present Tense tetap dapat digunakan karena mengacu pada jadwal yang sudah ditetapkan.
3. Rumus Simple Present Tense
Secara umum, Simple Present Tense memiliki dua bentuk utama, yaitu kalimat verbal dan kalimat nominal.Kalimat verbal menggunakan kata kerja utama, sedangkan kalimat nominal menggunakan to be untuk menjelaskan identitas, kondisi, sifat, atau lokasi.
Mari kita bahas satu per satu.
A. Rumus Kalimat Verbal
Kalimat verbal adalah kalimat yang menggunakan kata kerja utama atau verb.
Kalimat positif:
Subject + Verb 1 (s/es) + Object/Complement
Contoh:
๐ฌ๐ง I study English
๐ฎ๐ฉ Saya belajar bahasa Inggris.
๐ฌ๐ง She studies English.
๐ฎ๐ฉ Dia belajar bahasa Inggris.
Perhatikan perbedaan kata kerja study dan studies.Ketika subjeknya adalah I, kata kerjanya tetap menggunakan bentuk dasar, yaitu study. Namun, ketika subjeknya adalah she, kata kerja berubah menjadi studies.
Kalimat negatif:
Subject + do/does + not + Verb 1 + Object/Complement
Contoh:
๐ฌ๐ง I do not study English.
๐ฎ๐ฉ Saya tidak belajar bahasa Inggris.
๐ฌ๐ง She does not study English.
๐ฎ๐ฉ Dia tidak belajar bahasa Inggris.
Kamu juga bisa menggunakan bentuk singkat:
Do not โ Don’t
Does not โ Doesn’t
Contohnya:
๐ฌ๐ง I don’t study English every day.
๐ฎ๐ฉ Saya tidak belajar bahasa Inggris setiap hari.
๐ฌ๐ง She doesn’t study English every day.
๐ฎ๐ฉ Dia tidak belajar bahasa Inggris setiap hari.
Perlu diingat, setelah does atau doesn’t, kata kerja kembali ke bentuk dasar.Jadi, yang benar adalah She doesn’t study, bukan She doesn’t studies.
Kalimat tanya:
Do/Does + Subject + Verb 1 + Object/Complement?
Contoh:
๐ฌ๐ง Do you speak English?
๐ฎ๐ฉ Apakah kamu berbicara bahasa Inggris
๐ฌ๐ง Does she speak English?
๐ฎ๐ฉ Apakah dia berbicara bahasa Inggris?
Jawaban singkatnya:
๐ฌ๐ง Yes, I do
๐ฎ๐ฉ Ya.
๐ฌ๐ง No, I don’t.
๐ฎ๐ฉ Tidak.
Untuk pertanyaan tentang she, jawabannya dapat berupa:
๐ฌ๐ง Yes, she does.
๐ฎ๐ฉ Ya.
๐ฌ๐ง No, she doesn’t.
๐ฎ๐ฉ Tidak.
B. Rumus Kalimat Nominal
Kalimat nominal digunakan ketika kalimat tidak menggunakan kata kerja utama untuk menyatakan tindakan. Biasanya, kalimat ini menjelaskan identitas, sifat, kondisi, atau lokasi.
Rumusnya menggunakan am, is, atau are.
Kalimat positif:
Subject + am/is/are + Complement
Penggunaan to be:
I โ am
He โ is
She โ is
It โ is
You โ are
We โ areT
hey โ are
Contoh:
๐ฌ๐ง I am happy
๐ฎ๐ฉ Saya bahagia.
๐ฌ๐ง He is a teacher.
๐ฎ๐ฉ Dia seorang guru.
๐ฌ๐ง They are students.
๐ฎ๐ฉ Mereka adalah siswa.
Kalimat negatif:S
Subject + am/is/are + not + Complement
.Contoh:๐ฌ๐ง I am not tired.
๐ฎ๐ฉ Saya tidak lelah.
๐ฌ๐ง She is not busy.
๐ฎ๐ฉ Dia tidak sibuk.
๐ฌ๐ง They are not at home.
๐ฎ๐ฉ Mereka tidak berada di rumah.
Kalimat tanya:
Am/Is/Are + Subject + Complement?
Contoh:
๐ฌ๐ง Are you happy?
๐ฎ๐ฉ Apakah kamu bahagia?
๐ฌ๐ง Is he a teacher?
๐ฎ๐ฉ Apakah dia seorang guru?
๐ฌ๐ง Are they at home?
๐ฎ๐ฉ Apakah mereka berada di rumah?
Jawaban singkat:
๐ฌ๐ง Yes, I am.
๐ฎ๐ฉ Ya.
๐ฌ๐ง No, I am not.
๐ฎ๐ฉ Tidak.
Perlu diingat bahwa am, is, dan are tidak menggunakan do atau does untuk membentuk kalimat negatif dan pertanyaan.Jadi, yang benar adalah Is she happy?, bukan Does she happy?
4. Aturan Penambahan S dan ES pada Kata Kerja
Salah satu bagian yang sering membingungkan pemula adalah penggunaan akhiran -s dan -es pada kata kerja.Dalam Simple Present Tense, kata kerja umumnya ditambahkan -s atau -es ketika subjeknya adalah he, she, atau it, termasuk nama orang tunggal.
Sementara itu, kata kerja untuk subjek I, you, we, dan they biasanya tetap menggunakan bentuk dasar.Berikut aturan yang perlu kamu pahami.
A. Kata Kerja Ditambah S
Sebagian besar kata kerja cukup ditambahkan -s.
Contoh:
Work โ Works
Read โ Reads
Eat โ Eats
Drink โ Drinks
Play โ Plays
Penggunaan dalam kalimat:
๐ฌ๐ง I work every day.
๐ฎ๐ฉ Saya bekerja setiap hari.
๐ฌ๐ง He works every day.
๐ฎ๐ฉ Dia bekerja setiap hari.
B. Kata Kerja Ditambah ES
Kata kerja yang berakhiran -s, -sh, -ch, -x, atau -o umumnya ditambahkan -es.
Contoh:
Watch โ Watches
Wash โ Washes
Teach โ Teaches
Fix โ Fixes
Go โ Goes
Do โ Does
Contoh kalimat:
๐ฌ๐ง She watches television every evening.
๐ฎ๐ฉ Dia menonton televisi setiap malam.
๐ฌ๐ง He washes his hands before eating
๐ฎ๐ฉ Dia mencuci tangannya sebelum makan.
C. Kata Kerja Berakhiran Y
Jika kata kerja berakhiran konsonan + y, ubah y menjadi ies.
Contoh:
Study โ Studies
Try โ Tries
Carry โ Carries
Contoh:
๐ฌ๐ง She studies English every day.
๐ฎ๐ฉ Dia belajar bahasa Inggris setiap hari.
Namun, jika huruf sebelum y adalah huruf vokal, cukup tambahkan -s.
Contoh:
Play โ Plays
Enjoy โ Enjoys
Buy โ Buys
Contoh kalimat:
๐ฌ๐ง He plays football every Sunday.
๐ฎ๐ฉ Dia bermain sepak bola setiap hari Minggu.
D. Kata Kerja Tidak Beraturan
Ada kata kerja tertentu yang memiliki perubahan bentuk khusus.Contohnya adalah have yang berubah menjadi has ketika digunakan bersama he, she, atau it.
Contoh:
๐ฌ๐ง I have a book.
๐ฎ๐ฉ Saya mempunyai sebuah buku.
๐ฌ๐ง She has a book
๐ฎ๐ฉ Dia mempunyai sebuah buku.
Perubahan lainnya yang perlu diperhatikan adalah do menjadi does dan go menjadi goes.
5. Kata Keterangan Waktu dalam Simple Present Tense
Simple Present Tense sering digunakan bersama kata keterangan waktu atau adverbs of frequency untuk menjelaskan seberapa sering suatu kegiatan dilakukan.
Berikut beberapa kata yang umum digunakan:
Always = selalu
Contoh
๐ฌ๐ง I always drink water in the morning.
๐ฎ๐ฉ Saya selalu minum air pada pagi hari.
Usually = biasanya
Contoh:
๐ฌ๐ง She usually goes to work by bus.
๐ฎ๐ฉ Dia biasanya pergi bekerja naik bus.
Often = sering
Contoh:
๐ฌ๐ง They often play badminton.
๐ฎ๐ฉ Mereka sering bermain bulu tangkis.
Sometimes = kadang-kadang
Contoh:
๐ฌ๐ง I sometimes watch movies at night.
๐ฎ๐ฉ Saya kadang-kadang menonton film pada malam hari.
Rarely = jarang
Contoh:
๐ฌ๐ง He rarely eats fast food.
๐ฎ๐ฉ Dia jarang makan makanan cepat saji.
Never = tidak pernah
Contoh:
๐ฌ๐ง She never smokes.
๐ฎ๐ฉ Dia tidak pernah merokok.
Every day = setiap hari
Contoh:
๐ฌ๐ง I learn English every day.
๐ฎ๐ฉ Saya belajar bahasa Inggris setiap hari.
Kata seperti always, usually, often, sometimes, rarely, dan never umumnya diletakkan sebelum kata kerja utama.
Contoh
:๐ฌ๐ง I always study at night.
๐ฎ๐ฉ Saya selalu belajar pada malam hari.
Namun, jika kalimat menggunakan to be, kata keterangan frekuensi biasanya diletakkan setelahnya.
Contoh:
๐ฌ๐ง She is always happy.
๐ฎ๐ฉ Dia selalu bahagia.
6. Contoh Simple Present Tense dalam Kehidupan Sehari-hari
Supaya lebih mudah memahami penggunaannya, berikut beberapa contoh kalimat yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari.
A. Aktivitas Sehari-hari
๐ฌ๐ง I wake up at six o’clock.
๐ฎ๐ฉ Saya bangun pukul enam.
๐ฌ๐ง I take a shower every morning.
๐ฎ๐ฉ Saya mandi setiap pagi.
๐ฌ๐ง I eat breakfast at seven.
๐ฎ๐ฉ Saya sarapan pukul tujuh.
๐ฌ๐ง I go to work by motorcycle.
๐ฎ๐ฉ Saya pergi bekerja naik sepeda motor.
๐ฌ๐ง I come home in the evening.
๐ฎ๐ฉ Saya pulang ke rumah pada sore atau malam hari.
B. Keluarga
๐ฌ๐ง My father works in an office.
๐ฎ๐ฉ Ayah saya bekerja di kantor.
๐ฌ๐ง My mother cooks every day.
๐ฎ๐ฉ Ibu saya memasak setiap hari.
๐ฌ๐ง My brother likes playing games.
๐ฎ๐ฉ Saudara laki-laki saya suka bermain gim.
๐ฌ๐ง My sister studies at school.
๐ฎ๐ฉ Saudara perempuan saya belajar di sekolah.
C. Hobi dan Kesukaan
๐ฌ๐ง I like listening to music.
๐ฎ๐ฉ Saya suka mendengarkan musik.
๐ฌ๐ง She likes reading books.
๐ฎ๐ฉ Dia suka membaca buku.
๐ฌ๐ง He plays the guitar.
๐ฎ๐ฉ Dia bermain gitar.
๐ฌ๐ง They enjoy watching movies.
๐ฎ๐ฉ Mereka menikmati kegiatan menonton film.
D. Pekerjaan dan Belajar
๐ฌ๐ง I teach English.
๐ฎ๐ฉ Saya mengajar bahasa Inggris.
๐ฌ๐ง She works at a hospital.
๐ฎ๐ฉ Dia bekerja di rumah sakit.
๐ฌ๐ง He studies computer programming.
๐ฎ๐ฉ Dia belajar pemrograman komputer.
๐ฌ๐ง We learn something new every day.
๐ฎ๐ฉ Kami mempelajari sesuatu yang baru setiap hari.
7. Perbedaan Simple Present Tense dan Present Continuous Tense
Simple Present Tense sering tertukar dengan Present Continuous Tense. Padahal, keduanya memiliki fungsi yang berbeda.Simple Present Tense biasanya digunakan untuk kebiasaan, fakta, dan keadaan umum.
Contoh:
๐ฌ๐ง I read books every day.
๐ฎ๐ฉ Saya membaca buku setiap hari.
Kalimat tersebut menunjukkan kebiasaan.Sementara itu, Present Continuous Tense biasanya digunakan untuk kegiatan yang sedang berlangsung saat ini.
Rumusnya:
Subject + am/is/are + Verb-ing
Contoh:
๐ฌ๐ง I am reading a book now.
๐ฎ๐ฉ Saya sedang membaca buku sekarang.
Perhatikan perbedaan berikut:
Simple Present Tense:
๐ฌ๐ง She cooks every day.
๐ฎ๐ฉ Dia memasak setiap hari.
Present Continuous Tense:
๐ฌ๐ง She is cooking now.
๐ฎ๐ฉ Dia sedang memasak sekarang.
Kesimpulannya, Simple Present Tense berfokus pada kebiasaan atau keadaan umum, sedangkan Present Continuous Tense berfokus pada kegiatan yang sedang berlangsung.
Namun, perlu diingat bahwa beberapa kata kerja yang menyatakan keadaan, seperti know, believe, dan understand, biasanya tidak digunakan dalam bentuk continuous untuk makna tersebut.
Contoh:
๐ฌ๐ง I understand the lesson.
๐ฎ๐ฉ Saya memahami pelajaran itu.
Ketika baru belajar bahasa Inggris, ada beberapa kesalahan yang cukup sering dilakukan.
Berikut penjelasan dan perbaikannya.
Kesalahan 1: Lupa Menambahkan S atau ES
โ She work every day.
โ She works every day.
Penjelasan:
Subjek she menggunakan kata kerja dengan akhiran -s atau -es dalam kalimat positif Simple Present Tense.
Kesalahan 2: Menggunakan S Setelah Does
โ He doesn’t likes coffee.
โ He doesn’t like coffee.
Penjelasan: Setelah doesn’t, kata kerja harus menggunakan bentuk dasar.
Kesalahan 3: Salah Menggunakan Do dan Does
โ Does you speak English?
โ Do you speak English?
Penjelasan: Subjek you menggunakan do, bukan does.
Kesalahan 4: Salah Menggunakan To Be
โ They is happy.
โ They are happy.
Penjelasan: Subjek they menggunakan are.
Kesalahan 5: Menggunakan Does pada Kalimat Nominal
โ Does she happy?
โ Is she happy?
Penjelasan: Kata happy merupakan kata sifat. Untuk membentuk kalimat nominal, gunakan to be, yaitu is untuk subjek she.
Dengan memahami kesalahan-kesalahan tersebut, kamu bisa lebih mudah menyusun kalimat bahasa Inggris dengan benar.
9. Latihan Soal Simple Present Tense
Sekarang, saatnya menguji pemahamanmu.
Lengkapi kalimat berikut dengan bentuk kata kerja yang benar.
Soal 1
She _____ English every day.
A. study
B. studies
C. studying
Soal 2
They _____ football every Sunday.
A. plays
B. playing
C. play
Soal 3
He doesn’t _____ coffee.
A. likes
B. like
C. liking
Soal 4
_____ you speak English?
A. Does
B. Do
C. Is
Soal 5
My brother _____ to school every morning.
A. go
B. goes
C. going
Soal 6
She _____ a teacher.
A. am
B. are
C. is
Kunci Jawaban
1. B. Studies
2. C. Play
3. B. Like
4. B. Do
5. B. Goes
6. C. Is
Pembahasan singkat:
Nomor 1: She menggunakan studies.
Nomor 2: They menggunakan kata kerja dasar, yaitu play.
Nomor 3: Setelah doesn’t, gunakan kata kerja dasar like.
Nomor 4: Subjek you menggunakan do.
Nomor 5: My brother merupakan subjek orang ketiga tunggal, sehingga go berubah menjadi goes.
Nomor 6: Subjek she menggunakan is.
10. Tips Mudah Belajar Simple Present Tense
Belajar tata bahasa Inggris tidak harus selalu menghafal rumus. Kamu juga bisa berlatih melalui kegiatan sehari-hari.Berikut beberapa tips yang bisa dicoba.
A. Mulai dari Kalimat Sederhana
Cobalah membuat kalimat tentang kegiatan yang biasa kamu lakukan.
Contoh:
๐ฌ๐ง I eat rice every day.
๐ฎ๐ฉ Saya makan nasi setiap hari.
๐ฌ๐ง I work every morning.
๐ฎ๐ฉ Saya bekerja setiap pagi.
๐ฌ๐ง I watch YouTube every evening.
๐ฎ๐ฉ Saya menonton YouTube setiap malam.
B. Latihan Mengubah Kalimat Positif Menjadi Negatif
Mulailah dengan kalimat positif, kemudian ubah menjadi kalimat negatif.
Contoh:
Positif:
๐ฌ๐ง I like coffee.
๐ฎ๐ฉ Saya suka kopi.
Negatif:
๐ฌ๐ง I don’t like coffee.
๐ฎ๐ฉ Saya tidak suka kopi.
Kemudian, coba gunakan subjek lain seperti he, she, dan they.
C. Biasakan Berlatih Setiap Hari
Luangkan waktu sekitar 10โ15 menit untuk mempelajari dan membuat kalimat baru.Kamu bisa menulis lima kalimat tentang rutinitasmu setiap hari. Setelah itu, coba ubah kalimat tersebut menjadi bentuk negatif dan pertanyaan.Semakin sering berlatih, semakin mudah kamu memahami pola kalimat Simple Present Tense.
Kesimpulan
Simple Present Tense adalah salah satu dasar penting dalam belajar bahasa Inggris. Tenses ini digunakan untuk menyatakan kebiasaan, rutinitas, fakta umum, keadaan, dan jadwal tetap.Ada dua bentuk utama yang perlu dipahami, yaitu kalimat verbal dan kalimat nominal.Kalimat verbal menggunakan kata kerja utama, sedangkan kalimat nominal menggunakan am, is, atau are.
Hal penting lainnya adalah memahami penggunaan akhiran -s dan -es pada subjek orang ketiga tunggal, serta penggunaan do dan does dalam kalimat negatif dan pertanyaan.

Komentar